Blog, ada yang nggak tau blog itu apa ?, yang belum tahu, mari saya persilahkan googling dulu. =D![]() |
Blog menurut saya sendiri adalah aplikasi web yang menolong sekali, lewat blog kita bisa menyampaikan informasi, mempublishnya dan juga bisa diskusi lewat komentar-komentar. Sebagai manusia kita pasti pernah kan ? ingin menyampaikan sesuatu, punya unek-unek atau bahkan punya informasi penting yang harusnya bisa amalkan ke orang banyak tapi karena bingung caranya bagaimana pengetahuan penting itu malah kita pendam sendiri. Nah, di blog kita dikasih fasilitas supaya bisa nulis informasi yang kita persilahkan orang-orang untuk melihat hasil tulisan kita. Entah itu cerita inspiratif, pendidikan, pengatahuan baru, fakta-fakta unik atau apapun itu. Selain itu, ada juga yang memanfaatkan blog sebagai media pengganti Diary Book. Contohnya si penulis artikel ini sendiri. =D
Tapi sebenarnya dibalik kegiatan curhat lewat blog personal maupun blog jenis lainnya * barang kali saking butuhnya tempat curhat blog news kita sisipi dengan curhatan -_- ada beberapa hal yang mengusik pikiran saya, sebenarnya boleh tidak sih menulis masalah kita di blog dan membiarkan orang lain membacanya dengan bebas ? hayuk kita bahas bareng.
Mulai dari alasannya, pemilihan blog sebagai tempat berbagi pengalaman mungkin setiap orang punya latar belakang yang berbeda, ada yang tulus ikhlas ingin berbagi kisah yang bisa menginspirasi, ada yang hanya ingin agar orang lain membacanya, ada juga karena tidak ada benda bernyawa yang hadir dan bersedia menjadi tempat mengadu jadi blog dijadikan pelarian atau alternatif disaat masalah mulai mendobrak keluar, dan... ada juga yang hanya sebagai kode-kode tertentu yang ditulis untuk seseorang mungkin, atau siapa mungkin atau apalah mungkin.. :/
Tapi yang jelas untuk sebagian besar blogger, nge-blog adalah kegiatan yang menyenangkan, curhat di blog apalagi ?... Kadang itu malah jadi tempat utama menyulam keluhan jadi rangkaian kata-kata yang terkadang justru lebih menyadarkan diri sendiri saat kita berusaha mengalir dalam menuliskan masalah itu. Saya akui, sering kali semangat itu ada saat saya mulai menulis dan menyadari pelan tapi pasti bahwa ini hanya seperti sebuah kalimat yang berkumpul di otak dan harus dituangkan satu persatu, titik terang dan solusi secara perlahan muncul dan yah, rasa percaya diri muncul lagi.
Tapi seketika itu juga saya berpikir, apa iya dengan cara menyebar luaskan permasalahan yang saat ini dihadapi akan baik-baik saja untuk ke depannya ? kalau soal ini sih, lebih tepatnya tergantung nasib masing-masing individu. Tapi kalau kita berasumsi pada kemungkinan terburuk, masalah yang kita tulis di blog bisa menjadi informasi yang berharga untuk orang lain yang membutuhkan, syukur bila itu untuk membantu kita tapi jika orang yang dimaksud tadi adalah orang yang dengki dan berniat jahat ? rekam jejak kehidupan kita akan dia selidiki, dan mudah saja dia lakukan karena banyak hal yang menekan dan penuh arti telah kita tulis di blog. Dia tidak perlu susah-susah mengintrogasi kita atau orang-orang terdekat kita.
Ada juga kemungkinan lainnya, terlalu sering mengekspos kegiatan sehari-hari yang terlalu mencolok, misalnya terlalu banyak bersenang-senang itu juga memungkinkan orang lain iri dan merasa diremehkan, padahal sebagai blogger kita tidak tahu dari sudut pandang yang bagaimana pembaca memandang tulisan kita. terkadang mereka malah mengira kita ini hanya orang-orang pamer yang sok eksis. Setelah itu, kemungkinan melakukan tindakan kejahatan pun tak terelakkan. sebuah rasa iri yang kecil itu merupakan penyakit paling keras dan tidak hanya mematikan bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang lain.
Jadi Bagaimana ? Apa tidak boleh ?
Sebab saya sendiri juga seorang blogger yang suka curhat di blog, saya tidak akan mengatakan tidak boleh. Tapi bagaimana menurut kalian ?. Dalam berinteraksi secara langsung dengan sesama saja kita wajib menjaga tutur kata dan sikap, apalagi di blog yang pembacanya tak terbatas. Sebuah kata pamrih dan kata sedih sebaiknya di sulap menjadi kata-kata netral yang tidak menyudutkan siapapun, akan lebih baik jika kita meuliskan masalah setelah kita menemukan solusi, jadi jika ada orang yang mengalami masalah yang sama tulisan kita bisa jadi inspirasi untuknya.
jadi tidak boleh curhat dong namanya ? Kalau udah nemu solusi buat apa di curahin ?
Wah, tentu saja saya juga tidak akan mengatakan tidak boleh. Boleh saja, bahkan saya sering melakukan kegiatan curhat di blog dalam kondisi pikiran buntu dan solusi yang tak kunjung diketahui, tapi pastikan tak perlu menuliskan informasi diteail tentang nama atau identitas seseorang, instansi, atau hal hal yang bisa merusak nama baik orang lain, sebab karena perkara kecil seperti itu blog kita bisa saja laris menjadi bulan-bulanan netizen sementara kita di bui menunggu sidang. Kita tau kan ? undang-undang di Indonesia ? Tak ada yang boleh mencemarkan nama baik orang lain apalagi jika kita tidak punya cukup bukti untuk mungkin sekedar memberikan sanksi sosial pada orang tersebut, salah salah malah akan jadi boomerang.
Tak masalah curhat lewat blog atau media elektronik lain yang mungkin dengan cara itu kita bisa merasa lebih baik dan bahkan mendapatkan solusi, lebih lebih bisa jadi inspirasi untuk orang lain. Yang terpenting tak perlu menunjukan sesuatu yang mencolok jika memang tindakan tersebut kurang bermanfaat, curahkan dan biarkan kata-kata kita mengalir dalam tulisan. Tapi ingat untuk selalu memeriksa kembali apa yang telah kita lakukan, dan apa yang kita tuliskan ..
Kalau dirasa sudah tak masasalah, kita rela orang lain mengetahui informasi dalam tulisan ini, dan kita siap dengan apapun resikonya. Silahkan publish dengan Bismillah ^_^ . Sebab kita tidak tahu darimana datangnya hikmah.
Dan satu lagi, tak usah merasa keki dan sebal dengan tulisan orang lain, kita semua punya hak yang sama dengan perasaan kondisi dan ujian yang berbeda :) , jadi jangan menganggap bahwa apa yang menurut kamu buruk itu benar-benar buruk dan apa yang menurut mu baik itu benar-benar baik, kecuali satu hal, perkara Iman. Kita besarkan rasa toleransi terhadap orang lain, tak ada asap jika tak ada api. Setiap orang punya alasannya sendiri kenapa berani berbuat. jadi tetap mau Curhat di Blog kan ? =D Take care guys ...

ConversionConversion EmoticonEmoticon