Kita semua telah melihat kenyataan bahwa volume air laut terus bertambah seiring dengan kerusakan yang terus kita perbuat. Tanpa sadar kita membuat bumi terlalu panas lalu kita dengan gagah bilang `Save The World`, `Go Green` dan lain-lain seolah bukan kita penyebab ini semua.
Tidak ada kata terlambat, tapi kelihatannya harus ada perjuangan yang cukup berat untuk membuat semuanya normal kembali. Bumi tanpa pemanasan global.
Panas yang terkurung di angkasa membuat bumi memanas dengan hebat, bahkan sampai membuat Gunung Es abadi mencair sedikit demi sedikit.
Akibat dari itu, permukaan air laut naik dan membuat bibir pantai semakin habis tergerus. Fenomena ini sangat dirasakan dampaknya oleh warga pesisir.
Mereka melakukan berbagai cara untuk membuat rumah tidak tergenang air ketika air laut bertambah dan menggerus daratan. Mereka membeli pasir,batu, maupun hancuran bangunan-bangunan untuk meninggikan rumah.
Tapi sepertinya itu bukan solusi, dengan memindahkan tanah di pegunungan ke daerah pesisir tidak cukup untuk melawan kekuatan air. Setinggi apapun, jika air terus meninggi dan tidak ditangani maka usaha seperti hanya membuat ke rusakan di sisi yang lain, yakni di daerah pegunungan yang bebatuan dan perbukitannya mulai mendatar karena tanah disana diangkut menuju pesisir. dan Faktanya, ditimbun sebanyak apapun, air tetap merambat dan bertambah.
Terpikir bagaimana caranya agar itu bisa kita manfaatkan ?, tanpa harus terlalu banyak memindahkan tanah dan bebatuan di pegunungan, yakni dengan memanfaatkan air itu sendiri.
Entah cara ini bisa berhasil atau tidak, api setidaknya ide ini lah yang muncul sewaktu dalam pembicaraan bersama orang-orang yang berpikir.
Isikan air-air tersebut ke sebuah tabung, atau kotak dalam jumlah banyak. Artinya kita butuh lebih dari 20 Kotak untuk sebuah rumah dengan ukuran sedang.
Nah air yang sudah ditampung tersebut ditutup rapat *boleh diberi pipa aliran ke setiap tabung supaya mirip gorong-gorong. Letakkan tabung-tabung tersebut ditempat yang akan ditinggikan, dan kemudian baru timbun atau lapisi dengan tanah diatasnya, dan bisa dilapisi dengan betton. Usahakan susun tabung-tabung tadi dengan rapat dan jangan bolong-bolong tidak teratur agar kuat menahan beban berat.
Semakin banyak air yang berhasil di wadahi, maka air yang menggenang akan semakin sedikit.
Dengan memanfaatkan cara seperti itu, artinya kita meninggikan rumah menggunakan air itu sendiri. Tanpa harus menyakiti bagian bumi yang lain kita sudah sedikit mengatasi masalah ini.
Jika teknologi sudah diterapkan bisa saja tampungan ini juga dimanfaatkan untuk mengolah air asin menjadi air tawar yang bersih dan boleh digunakan untuk memasak.
Sebab air beku sudah meleleh, maka jika kita bisa membekukan air tersebut dengan cara kita kenapa tidak ?...
Mungkin saja ide ini bukan ide yang baik, tapi jangan dulu dilihat bagaimana saya menerangkan perihal ini. Mungkin ada seorang pakar yang masih membacanya dan berencana untuk mewujudkan ide serupa.
Sebenarnya ini bukan solusi terbaik, sebab yang harus kita lakukan adalah memperbaiki apa yang telah rusak, dan menjaga yang belum terjamah kerusakan. Oleh karena itu sebaiknya kita juga mengurangi penggunaan barang-barang yang akan melelehkan gunung es abadi dan juga menimbulkan pemanasan global.
Jangan pernah meremehkan air, karena setetes bisa saja membunuh sejuta.
:)
Tidak ada kata terlambat, tapi kelihatannya harus ada perjuangan yang cukup berat untuk membuat semuanya normal kembali. Bumi tanpa pemanasan global.
![]() |
Panas yang terkurung di angkasa membuat bumi memanas dengan hebat, bahkan sampai membuat Gunung Es abadi mencair sedikit demi sedikit.
Akibat dari itu, permukaan air laut naik dan membuat bibir pantai semakin habis tergerus. Fenomena ini sangat dirasakan dampaknya oleh warga pesisir.
![]() |
Mereka melakukan berbagai cara untuk membuat rumah tidak tergenang air ketika air laut bertambah dan menggerus daratan. Mereka membeli pasir,batu, maupun hancuran bangunan-bangunan untuk meninggikan rumah.
Tapi sepertinya itu bukan solusi, dengan memindahkan tanah di pegunungan ke daerah pesisir tidak cukup untuk melawan kekuatan air. Setinggi apapun, jika air terus meninggi dan tidak ditangani maka usaha seperti hanya membuat ke rusakan di sisi yang lain, yakni di daerah pegunungan yang bebatuan dan perbukitannya mulai mendatar karena tanah disana diangkut menuju pesisir. dan Faktanya, ditimbun sebanyak apapun, air tetap merambat dan bertambah.
Terpikir bagaimana caranya agar itu bisa kita manfaatkan ?, tanpa harus terlalu banyak memindahkan tanah dan bebatuan di pegunungan, yakni dengan memanfaatkan air itu sendiri.
Entah cara ini bisa berhasil atau tidak, api setidaknya ide ini lah yang muncul sewaktu dalam pembicaraan bersama orang-orang yang berpikir.
Meninggikan tanah dengan Air
Bagaimana caranya ?...
Jadi air yang semakin tinggi itu ditempatkan dalam suatu wadah, misalnya seperti ember bekas cat *jangan mengira kekuatannya dulu.Isikan air-air tersebut ke sebuah tabung, atau kotak dalam jumlah banyak. Artinya kita butuh lebih dari 20 Kotak untuk sebuah rumah dengan ukuran sedang.
Nah air yang sudah ditampung tersebut ditutup rapat *boleh diberi pipa aliran ke setiap tabung supaya mirip gorong-gorong. Letakkan tabung-tabung tersebut ditempat yang akan ditinggikan, dan kemudian baru timbun atau lapisi dengan tanah diatasnya, dan bisa dilapisi dengan betton. Usahakan susun tabung-tabung tadi dengan rapat dan jangan bolong-bolong tidak teratur agar kuat menahan beban berat.
Semakin banyak air yang berhasil di wadahi, maka air yang menggenang akan semakin sedikit.
Dengan memanfaatkan cara seperti itu, artinya kita meninggikan rumah menggunakan air itu sendiri. Tanpa harus menyakiti bagian bumi yang lain kita sudah sedikit mengatasi masalah ini.
Jika teknologi sudah diterapkan bisa saja tampungan ini juga dimanfaatkan untuk mengolah air asin menjadi air tawar yang bersih dan boleh digunakan untuk memasak.
Sebab air beku sudah meleleh, maka jika kita bisa membekukan air tersebut dengan cara kita kenapa tidak ?...
Mungkin saja ide ini bukan ide yang baik, tapi jangan dulu dilihat bagaimana saya menerangkan perihal ini. Mungkin ada seorang pakar yang masih membacanya dan berencana untuk mewujudkan ide serupa.
Sebenarnya ini bukan solusi terbaik, sebab yang harus kita lakukan adalah memperbaiki apa yang telah rusak, dan menjaga yang belum terjamah kerusakan. Oleh karena itu sebaiknya kita juga mengurangi penggunaan barang-barang yang akan melelehkan gunung es abadi dan juga menimbulkan pemanasan global.
Jangan pernah meremehkan air, karena setetes bisa saja membunuh sejuta.
:)




2 comments
Click here for commentsach yoo mboh...hha
Reply:D wah, mentor gelap =D
ReplyConversionConversion EmoticonEmoticon