Untuk Kamu yang Takut Memulai Hubungan Baru


Berakhirnya sebuah hubungan memang meninggalkan banyak kenangan, cerita dan kejadian-kejadian sederhana bisa jadi akan terasa istimewa begitu kamu tau semua itu tidak bisa diulang kembali. Hubungan disini tidak harus pacar, bisa saja sebuah persahabatan, persaudaraan, atau mungkin sekedar teman akrab, dan teman seperjuangan yang tiba-tiba mengkhianati komitmen, lalu pergi menghilang tanpa jejak.

Image by www.roche.com


Setelah sebuah cerita berakhir, terkadang timbul rasa takut untuk mulai membuat judul baru. Untuk kembali membuka hati dan memberikan kesempatan baik pada orang sama ataupun orang yang berbeda. Memang perasaan tidak bisa ditawar, kadang dendam yang sudah berkarat susah dihilangkan, tak cukup hanya siraman kata maaf dan sederet pengakuan.

Tapi semakin kamu tidak mau memaafkan, rasa sakit yang kamu rasakan akan semakin dalam dan kuat. Bisa jadi perasaan senang yang bermetamorfosis jadi sakit itu akan membelenggu hidup kamu, membuat kamu tidak bisa hidup bahagia dan bebas dengan pilihan hati sendiri. Rasa takut akan terus memenjarakan seluruh firasat kuat dan getaran hati yang kadang timbul saat kita diharuskan menentukan sebuah pilihan.

Jangan kuatir, sebenarnya yang kamu butuhkan hanya waktu dan pelampiasan. Pelampiasan tidak selalu berkonotasi negatif, kamu bisa mengalihkan seluruh pikiran dan perasaan yang muncul sebagai rasa sakit untuk melakukan banyak kebaikan. Kemarahan dan rasa sakit juga menyimpan energi yang besar, energi yang menuntut agar kamu mengendalikannya atau kamu akan semakin terluka.

Untuk kamu yang karena rasa sakit itu takut untuk memulai hubungan baru, bacalah ini.
Tidak ada satu daun jatuh pun yang jatuh tanpa sepengetahuan dan seizin Tuhanmu. begitu pula apa yang terjadi padamu dan apa yang kamu rasakan. Pilihan salah yang kamu bela-bela sampai akhirnya kamu menyesal sekarang, itu juga Tuhan sudah tau. Semuanya terjadi bukan tanpa alasan, mungkin dulu Tuhan sudah memperingatkanmu tapi kamu tetap keras kepala. Hingga pada akhirnya sekarang kamu tau bahwa itu salah, kamu berniat untuk merubah segalanya supaya lebih baik, tapi rasa takut salah lagi itu memenjarakan dan membatasi gerakmu.

Begini saja, kamu ingat kembali dan saring pelajaran-pelajaran berharga dari kisahmu yang kemarin itu. Berbisiklah dengan lembut pada Tuhan. Katakan padaNyakamu ingin melakukan sesuatu untuk mendekatkan diri padaNya, supaya kesalahan yang kemarin itu tidak terjadi lagi, dan kamu tidak harus membawa luka hatimu itu sampai mati.

Katakan juga padaNya, kamu ingin segera memaafkan kesalahan-kesalahan mereka yang telah membuat luka itu dihatimu, dan kamu jangan lupa kan yang satu ini, minta maaflah padaNya atas apa yang pernah kamu pilih untuk hidup kamu dan yang terjadi setelahnya juga sebelumnya. Mohonlah untuk disembuhkan luka itu, diampuni semua kesalahanmu, dan inilah yang terpenting. Mulai detik ini, berhentilah membenci, mantapkan dalam dirimu untuk memulai sesuatu sesuai titahNya. yah, begitu caranya supaya tidak masuk ke lubang yang sama. Maju, jangan mundur ke belakang.

Mulailah membuka hati dan mencoba mengenali orang-orang baru, mereka akan terlihat berbeda setelah ini. karena kamu mungkin akan bisa lebih menghargai mereka, kamu akan bisa merasakan kembali nikmatnya hidup tanpa dendam dan rasa takut.

Sebentar, ada yang terlupa. Perihal memulai hubungan baru. Itu adalah pilihan, kadang Tuhan langsung memberikan teman baru, atau sahabat baru, kenalan baru mungkin. Tapi kadang juga Tuhan menunda pertemuan kalian supaya kamu punya waktu lebih lama untuk belajar dan memperbaiki diri, menyadari apa yang kurang dan apa yang harus dibenahi.

Oh iya, kalau kamu memilih untuk memulai babak baru, jangan lupa untuk tidak membandingkan masa nanti dengan masa lalu mu yang sudah kamu maafkan.
Mungkin dia akan melakukan kesalahan yang sama, tapi jadilah pemaaf lebih dari yang kemarin, berikan dia kesempatan untuk mengobati luka mu sebelum kamu memutuskan untuk pergi dan terluka lagi.

Kalau ternyata dia sama saja dengan yang dulu itu bagaimana ?, Hey.. bukannya sudah berdo'a dan bertekad untuk memilih yang lebih baik. Masak kamu salah pilih lagi ? apa kamu kurang serius ? atau gegabah mengambil keputusan yang kemarin itu ?.

Jangan takut, yang lalu biar jadi pelajaran. Sekarang ini kamu diberi nafas yang baru setiap detiknya, jangan kamu sia-siakan hanya dengan menghabiskan kesempatan waktu untuk membenci dan menyimpan luka sendiri. Berbagilah dengan hari esok, simpan untuk jadi pelajaran, melangkah dan pastikan kamu berjalan ke depan.

Jangan takut mengenalkan masa lalu pada orang baru, dia yang baik akan menerimanya dan maklum bila ternyata kamu dalam posisi salah. Tapi juga tak usah mengungkit-ungkit, tinggalkan dan pojokan, ambil saja pesan yang penting-penting. Saat ini kamu berhak melanjutkan hidup, dan Tuhan selalu menyuruhmu. "berdo'alah maka akan Aku kabulkan... ". Cukup jelas bahwa Dia akan selalu ada untukmu, selagi kamu selalu berusaha untuk selalu mendekat dan berada tak jauh dariNya...

Previous
Next Post »

1 comments:

Click here for comments
Unknown
admin
30 November 2016 at 19:07 ×

Artikelnya sangat bagus (y) penulisannya juga rapi, apalagi tampilan blognya sangat nyaman di pengunjung (y) =D

5 Template Blog Keren Gratis Simple Dan Sederhana

Congrats bro Unknown you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar