Selamat buat kalian yang melewati masa masa kelulusan dan kepolosan. sebentar lagi kalian akan menghadapi kehidupan nyata. Sebagian besar merayakan kelulusan dengan konvoi keliling kota, coret-coret baju nggak karuan, kebut-kebutan, ditambah lagi knalpotnya diganti sama kaleng roti *bodoamat, dikira keren apa ya ?, hey guys.. menjijikan tau nggak ? :p
Dari pada ngelakuin hal-hal bodoh diatas, ane kasih saran nih untuk kegiatan kelulusan biar lebih berkesan, anti anarkis, dan unforgettable, plus nambah rasa solidaritas antar keluarga satu angkatan kita.
1. Adakan Camping Bareng selama minimal dua hari, satu hari sebelum kelulusan, dan pas hari H pengumuman kelulusan
Bayangkan ! saat yang lain heboh nge gas nggak karuan dan membuat omongan serta do'a do'a tidak enak dari masyarakat, kalian dan teman-teman satu angkatan meluangkan waktu untuk menikmati nikmat Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dan disitu kalian akan benar-benar merasakan bahwa kelulusan kalian ini bukanlah akhir dari segalanya, justru inilah awal babak baru di dunia yang luas dan liar. setidaknya camping dialam bebas menjadi penanda cerita anyar untuk hidup kalian agar termotivasi melindungi alam memanfaatkan sumber daya nya dengan bijak.
2. Ajak Teman Kalian Berkunjung Ke Panti Asuhan atau ke panti anak-anak berkebutuhan khusus
Dari pada kalian coret coret nggak jelas, coba kalian berkunjung ke tempat-tempat seperti itu. Biar rasa syukur kita bertambah dan nurani kita juga lebih peka. Nggak semua orang seberuntung kita, tapi mereka yang nggak seberuntung kita juga punya kelebihan yang nggak kita punya. Coba deh kesana, kalian akan tau dan akan terkesan dengan perjuangan mereka. Ijazah yang kalian dapat, maksimalkan ! karena masih banyak orang-orang yang sangat ingin mendapatkan itu tapi tidak bisa karena keterbatasan mereka.
3. Tanam Pohon Bersama
Dunia ini udah panas banget tanpa dipanasin pake polusi knalpot kaleng roti juga udah panas banget, jadi akan lebih adem kalau para calon pengusaha calon pegawai maupun calon orang-orang sukses nanem pohon bareng-bareng aja dari pada konvoi dan cekakakn nggak jelas. Toh pohon-pohon itu akan sangat berarti bukan hanya buat generasi kita,tapi juga generasi anak cucu kita. Bayangin pas kita udah tua nanti.
"Cu, itu pohon di jalan pattimura dulu yang nanem nenek sama kakek looh, gede ya pohonnya..."
"wah, so sweet nek :* nanti aku nanem juga ah"
Beda rasa kalau cuma pesta spidol sama bubuk warna, mau banggain kemeja kotor ke anak cucu ? nggak salah tuh ? :p
sebenarnya masih banyak banget hal yang bisa kita lakuin, kasih kado buat orang tua *yah ucapan terimakasih kecil-kecilan gitu, kan udah berjuang buat keberhasilan sekolah kita, bersih-bersih rumah, bagiin jajan ke anak-anak sekitar, bantuin pembangunan masjid, dan lain-lain.
jadi gaes ? jangan mau diajak konvoi begono ! Kita manusia yang berpendidikan, rayakan dengan kegiatan yang berkualitas dan menghibur, bermakna buat sesama.


ConversionConversion EmoticonEmoticon